Siap Terjun ke Industri: PT KPP Berikan Pembekalan K3LH dan Persiapan MCU bagi Taruna Kelas 11

Bengalon, 4 Februari 2026 – SMK Negeri 1 Bengalon kembali memperkuat sinergi dengan dunia industri melalui kegiatan edukasi praktis. Pada Rabu, 4 Februari 2026, PT Kalimantan Prima Persada (KPP) hadir di sekolah untuk memberikan sosialisasi mendalam mengenai K3LH (Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lindungan Hidup) serta strategi Persiapan Fisik menghadapi MCU (Medical Check-Up).

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh Taruna/i Kelas 11, yang kini mulai dipersiapkan secara mental dan fisik untuk memenuhi standar tinggi perusahaan-perusahaan besar.


Budaya Safety: K3LH sebagai Harga Mati

Perwakilan dari PT KPP menekankan bahwa di dunia industri, khususnya pertambangan dan alat berat, kompetensi teknis saja tidak cukup. Penerapan K3LH adalah prioritas utama. Taruna/i dibekali pemahaman tentang:

  • Identifikasi Bahaya: Mengenali potensi risiko di lingkungan kerja.
  • Penggunaan APD: Kedisiplinan dalam menggunakan alat pelindung diri.
  • Kelestarian Lingkungan: Tanggung jawab perusahaan dan pekerja terhadap perlindungan alam sekitar lokasi kerja.

Menuju Fisik Prima: Strategi Menghadapi MCU

Salah satu tantangan terbesar lulusan SMK saat melamar ke perusahaan adalah lolos tahapan Medical Check-Up. PT KPP secara transparan membagikan tips persiapan fisik agar Taruna/i memiliki standar kesehatan yang diinginkan industri, meliputi:

  • Pola Hidup Sehat: Pentingnya menjaga nutrisi, hidrasi, dan istirahat teratur.
  • Olahraga Terukur: Melatih kebugaran jantung dan paru-paru untuk menunjang daya tahan kerja.
  • Menghindari Zat Berbahaya: Penekanan keras untuk menjauhi rokok dan zat lain yang dapat menggagalkan hasil MCU.

Investasi Masa Depan Taruna

Pihak sekolah mengapresiasi kehadiran PT KPP yang memberikan gambaran nyata tentang kerasnya standar industri sejak dini.

“Kami ingin Taruna/i kelas 11 tidak kaget saat nanti harus berhadapan dengan seleksi perusahaan. Dengan adanya pembekalan dari PT KPP, mereka jadi tahu apa yang harus diperbaiki dari sekarang, baik secara sikap kerja (safety) maupun kesehatan fisik,” ujar perwakilan manajemen sekolah.

Kegiatan ini diharapkan dapat memacu semangat Taruna/i untuk lebih disiplin menjaga kesehatan dan menerapkan budaya keselamatan dalam setiap aktivitas praktik di bengkel sekolah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *